2. Pengenalan Sistem Basis Data
Pengenalan Database Management System (DBMS) :
- DBMS Adalah Aplikasi Yang Digunakan Untuk Me-Manage Data
- Tanpa Menggunakan DBMS, Untuk Me-Manage Data, Seperti Data Produk, Data Customer, Data Penjualan, Kita Harus Simpan Dalam Bentuk File (Misal Seperti Ketika Menggunakan Excel), Kalau Developer / Programmer Bisa Simpan Datanya Menggunakan DBMS
- DBMS Biasanya Berjalan Sebagai Aplikasi Server / Hosting / Cloud Yang Digunakan Untuk Me-Manage Data, Kita Hanya Tinggal Memberi Perintah Ke DBMS Untuk Melakukan Proses Manajemen Datanya, Seperti Menambah, Mengubah, Menghapus Atau Mengambil Data
- Contoh DBMS Yang Populer Seperti MySQL, PostgreSQL, MongoDB, Oracle, Dan Lain - Lain
Pengenalan Relational Database :
- Ada Banyak Sekali Jenis - Jenis DBMS, Seperti Relational Database, Document Database, Key-Value Database, Dan Lain - Lain
- Namun Yang Masih Populer Dan Kebanyakan Orang Gunakan Adalah Relational Database
- Relational Database Cukup Mudah Dimengerti Dan Dipelajari Karena Kita Sudah Terbiasa Menyimpan Data Dalam Bentuk Tabular (Tabel) Seperti Microsoft Excel Atau Google Doc Speadsheet
- Selain Itu Relational Database Memiliki Perintah Standar Menggunakan SQL, Sehingga Kita Mudah Ketika Ingin Berganti - Ganti Aplikasi Database (Seperti MySQL, PostgreSQL, Dan Lain - Lain)
=> Document Database Seperti MongoDB
=> Key-Value Database Seperti Redis, Apache Casandra
=> Fitur Terbaru MySQL Support Struktur JSON, Tapi Kebanyakan Orang Pakai Tabel
=> Mudah Berganti - Ganti Aplikasi Database SQL Karena Mudah Banget Seperti Perintah
Sama Pakai SQL,
Hampir Semua Sama Walaupun Ada Beberapa Beda Dikit
Cara Kerja DBMS : Database Client => (SQL) Database Management System => Menyimpan Ke Database File
=> Nanti Bisa Disimpan Di Aplikasi Server Seperti Hosting, Cloud
Database Client :
- Database Client Adalah Aplikasi Yang Digunakan Untuk Berkomunikasi Dengan DBMS
- Biasanya DBMS Sudah Menyediakan Database Client Sederhana Yang Bisa Kita Gunakan Untuk Berkomunikasi Dengan DBMS Agar Lebih Mudah
- Atau Kita Bisa Membuat Aplikasi Untuk Berkomunikasi Dengan DBMS, Misal Membuat Aplikasi Database Client Menggunakan Java, PHP Atau Bahasa Pemprograman Lainnya
=> Aplikasi Desktop Dan Web Itu Dinamakan Database Client
Database File :
- Mayoritas DBMS Menyimpan Datanya Di File, Walaupun Ada Beberapa Database Yang Hanya Menyimpan Datanya Di Memory (RAM)
- Namun Jangan Berfikir File Database Yang Disimpan Berupa File Seperti Excel Atau CSV (Comma Separated Value), Tapi Jauh Lebih Kompleks
- Database File Akan Di Optimasi Oleh DBMS Agar Mempermudahkan DBMS Dalam Manajemen Datanya, Seperti Insert, Update, Delete Dan Select
- Tiap DBMS Biasanya Memiliki Cara Masing - Masing Mengelola Database File Nya Dan Kita Tidak Perlu Harus Tau, Karena Yang Kita Perlu Harus Tau Hanya Cara Berkomunikasi Ke DBMS Dengan Menggunakan Perintah SQL
=> Teman - Teman Perlu Tau Saat MySQL Menyimpan Database File Bukan Berarti Filenya Bisa Di Buka Sama Oracle, PostgreSQL Itu Gak Bisa, Beda Database Beda Cara Mereka Menyimpan File Nya Bahkan Kadang - Kadang Tiap Kita Upgrade Versi Contohnya MySQL Versi 8 Di Upgrade Versi 10 Kadang - Kadang File Pun Berubah, Jadi Teman - Teman Harus Melakukan Proses Namanya Backup Dan Restore
SQL :
- Structured Query Language
- Merupakan Bahasa Yang Digunakan Untuk Mengirim Perintah Ke DBMS
- SQL Adalah Bahasa Yang Mudah Karena Hanya Berisi Instruksi Untuk Menyimpan, Mengubah, Menghapus Atau Mengambil Data Melalui DBMS
- Secara Garis Besar, Semua Perintah SQL Di Relational Database Itu Hampir Sama, Namun Biasanya Tiap DBMS Ada Improvement Yang Membedakan Hal - Hal Kecil Dalam Perintah SQL, Namun Secara Garis Besar Perintahnya Tetap Sama

Belum ada Komentar untuk "2. Pengenalan Sistem Basis Data"
Posting Komentar